Bidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen peneliti UAD yang berhasil meraih pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Sebanyak 31 judul penelitian dinyatakan lolos pendanaan, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas dan konsistensi sivitas akademika UAD dalam menghasilkan riset yang unggul, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

Capaian ini menjadi bukti komitmen UAD dalam memperkuat budaya riset dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada solusi nyata bagi pembangunan bangsa. BRIn LPPM UAD berharap keberhasilan tersebut dapat semakin memotivasi para peneliti untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan kontribusi strategis bagi kemajuan pendidikan, industri, dan masyarakat secara luas.
Pemberitahuan Hasil Review Proposal DPPM 2026 kepada Dosen Peneliti
/by brinu4dBidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyampaikan hasil review proposal DPPM Tahun 2026 bagi proposal yang belum lolos pendanaan. Informasi hasil review tersebut disampaikan secara bertahap kepada masing-masing ketua tim peneliti melalui WhatsApp Official BRIn LPPM UAD dan dapat diakses melalui portal BIMA akun ketua peneliti mulai 16 April 2026. Penyampaian hasil review ini bertujuan memberikan masukan dan bahan evaluasi bagi peneliti dalam meningkatkan kualitas proposal penelitian yang diajukan.
BRIn LPPM UAD mengapresiasi partisipasi dan upaya para dosen peneliti dalam proses pengajuan proposal penelitian. Catatan yang diberikan reviewer nasional diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan proposal pada pengajuan berikutnya, baik pada skema yang sama maupun skema pendanaan lainnya. Melalui proses evaluasi tersebut, UAD terus mendorong peningkatan mutu penelitian dan penguatan budaya riset yang kompetitif di lingkungan perguruan tinggi.
Rapat Rutin Tim Task Force BRIn UAD Bahas Penguatan Program Riset dan Inovasi
/by brinu4dBidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar rapat rutin Tim Task Force (TTF) pada Senin, 6 April 2026, di Meeting Room BRIn LPPM UAD Kampus 2B. Kegiatan tersebut diikuti oleh tim task force BRIn sebagai bagian dari agenda koordinasi dan evaluasi program kerja riset serta inovasi di lingkungan UAD. Rapat dilaksanakan untuk membahas perkembangan program, strategi pendampingan penelitian, hingga penguatan hilirisasi hasil riset yang sedang berjalan.
Melalui rapat rutin ini, BRIn UAD berharap koordinasi internal antaranggota tim semakin solid sehingga pelaksanaan program penelitian, inovasi, dan hilirisasi riset dapat berjalan lebih efektif. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BRIn UAD dalam menjaga kualitas tata kelola riset serta mendukung pengembangan budaya akademik yang kolaboratif dan berkelanjutan di lingkungan universitas.
UAD Raih 88 Pendanaan Proposal Penelitian Kemdiktisaintek Tahun 2026
/by brinu4dUniversitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatat capaian positif di bidang riset dengan lolosnya 88 proposal penelitian dosen pada pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026. Dari total tersebut, sebanyak 78 proposal berhasil memperoleh pendanaan skema penelitian DPPM Kemdiktisaintek, sementara 10 proposal lainnya lolos pada skema penelitian Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan (DHK). Capaian ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas dan produktivitas riset dosen UAD di tingkat nasional.
Bidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM UAD menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen peneliti yang telah berpartisipasi dan menunjukkan dedikasi dalam proses penyusunan proposal penelitian. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bagi proposal yang belum memperoleh pendanaan, BRIn UAD mengajak para peneliti untuk terus meningkatkan kualitas riset dan memanfaatkan peluang pendanaan pada periode berikutnya.
Keluarga Besar LPPM UAD Gelar Syawalan 1447 H untuk Pererat Silaturahmi
/by brinu4dKeluarga Besar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Syawalan 1447 Hijriah sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarpegawai di lingkungan LPPM UAD. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi ajang saling memaafkan setelah merayakan Hari Raya Idulfitri. Melalui kegiatan ini, seluruh sivitas di lingkungan LPPM diajak untuk menjaga semangat kebersamaan serta membangun komunikasi yang harmonis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan akademik.
Syawalan juga menjadi refleksi nilai-nilai kebersamaan, kolaborasi, dan saling menghargai yang terus dijaga di lingkungan kerja LPPM UAD. Dengan semangat Idulfitri, keluarga besar LPPM UAD berharap hubungan antarsivitas semakin erat sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang produktif, nyaman, dan penuh semangat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya organisasi yang humanis dan kolaboratif di Universitas Ahmad Dahlan.
Tiga Tim Peneliti UAD Raih Pendanaan Program Bestari Saintek 2025–2026
/by brinu4dBRIn LPPM UAD Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
/by brinu4dBatas Akhir Unggah Laporan Kemajuan Penelitian Internal Tahun 2026
/by brinu4dBidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengingatkan para peneliti penerima hibah Penelitian Internal UAD Tahun 2026 untuk segera mengunggah laporan kemajuan penelitian sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Batas akhir pengunggahan laporan dijadwalkan pada Ahad, 15 Maret 2026 pukul 12.00 WIB. Pengunggahan laporan tepat waktu menjadi bagian penting dalam mendukung proses monitoring dan evaluasi pelaksanaan penelitian agar berjalan optimal.
BRIn LPPM UAD menegaskan bahwa seluruh dokumen laporan kemajuan perlu disusun dengan baik dan lengkap sebelum diunggah ke sistem. Selain sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan riset, laporan kemajuan juga menjadi sarana evaluasi terhadap capaian penelitian yang sedang berjalan. Melalui pengelolaan administrasi penelitian yang tertib dan berkualitas, UAD terus berkomitmen menjaga mutu riset dan mendorong terciptanya inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Riset Prototype UAD Lolos Pendanaan Kemdiktisaintek 2026 dengan Inovasi AI untuk Deteksi Kesehatan Mental Siswa SMK
/by brinu4dUniversitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi di bidang riset melalui keberhasilan tim peneliti dalam meraih pendanaan Riset Prototype Kemdiktisaintek Tahun 2026. Penelitian berjudul “Alat Deteksi Kesehatan Mental Berbasis AI bagi Siswa SMK” diketuai oleh Dr. Siti Urbayatun, S.Psi., M.Si., Psi. dari Fakultas Psikologi Program Studi Pendidikan Profesi Psikologi, dengan anggota tim Dr. Dewi Pramudi Ismi, S.T., M.Sc., M.Comp.Sc. dari Fakultas Teknologi Industri Program Studi Informatika. Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi wujud komitmen UAD dalam menghadirkan inovasi riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Riset tersebut diharapkan mampu menghasilkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk membantu proses deteksi dini kesehatan mental pada siswa SMK. Inovasi ini juga diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan psikologis generasi muda serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM UAD berharap capaian ini dapat mendorong semakin banyak penelitian kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
UAD Raih Prestasi Nasional pada Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan BIMA Kemdiktisaintek 2026
/by brinu4dUniversitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui capaian pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026. Berdasarkan hasil pengumuman pendanaan, UAD berhasil menempati peringkat ke-16 Perguruan Tinggi Nasional, peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta se-Indonesia, serta peringkat pertama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen UAD dalam memperkuat budaya riset dan inovasi yang unggul serta berdaya saing nasional.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi para dosen peneliti dan dukungan berbagai pihak dalam mendorong peningkatan kualitas proposal penelitian yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Bidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM UAD berharap prestasi ini dapat semakin memotivasi sivitas akademika untuk terus menghasilkan penelitian yang berdampak, memperluas kolaborasi strategis, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembangunan bangsa.
Jumlah Proposal Penelitian BIMA Kemdiksaintek Tahun 2026
31 Judul Penelitian UAD yang berhasil lolos Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 oleh Kemdiktisaintek.
/by brinu4dBidang Riset dan Inovasi (BRIn) LPPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen peneliti UAD yang berhasil meraih pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Sebanyak 31 judul penelitian dinyatakan lolos pendanaan, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas dan konsistensi sivitas akademika UAD dalam menghasilkan riset yang unggul, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Capaian ini menjadi bukti komitmen UAD dalam memperkuat budaya riset dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada solusi nyata bagi pembangunan bangsa. BRIn LPPM UAD berharap keberhasilan tersebut dapat semakin memotivasi para peneliti untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan kontribusi strategis bagi kemajuan pendidikan, industri, dan masyarakat secara luas.