Frequently Asked Question (FAQ)
Seputar Hibah DPPM 2026
1).Apakah saya eligible?
- Ya, jika memenuhi persyaratan administrasi pendidikan, jabatan fungsional, dan Sinta Score OverAll sesuai skema yang dibuka.
- Tidak sedang menerima sanksi administrasi (hutang penelitian; hutang luaran wajib n+1).
- Ketua tim peneliti dosen berstatus “aktif ” di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), tidak sedang tugas belajar, izin belajar, _sabbatical leave_ , atau status lainnya yang mengindikasikan bahwa dosen tersebut sedang tidak aktif mengajar di institusinya.
🔰[Sumber : Panduan Penelitian DPPM 2026 hal. 33].
2). Di mana saya dapat mendapatkan template proposal penelitian DPPM?
- Template proposal penelitian DPPM dapat langsung diunduh dari akun BIMA masing-masing dosen yang eligibel. Silakan login dan lakukan pendaftaran proposal/usulan baru.
Selesaikan pengisian :
Tahap 1 (Identitas Penelitian) , lanjutkan ke pengisian
Tahap 2 (Substansi Usulan) . Pada halaman tersebut template proposal dapat diunduh.
3). Berapakah kuota pengusulan dan pendanaan penelitian DPPM 2026?
- Kuota penelitian: 1 usulan sebagai ketua dan 1 usulan sebagai anggota; atau 2 usulan sebagai anggota (masing-masing untuk program penelitian dan pengabdian).
- Kuota pendanaan: 1 sebagai ketua (penelitian/pengabdian) dan 1 sebagai anggota (penelitian/pengabdian); atau 2 sebagai anggota (penelitian dan/atau pengabdian).
- Khusus kuota PTM, PDD, dan PMDSU tidak termasuk kuota di atas.
🔰[Sumber: Materi sosialiasi penelitian DPPM, 15 Desember 2025]
4). Saya sudah memasukkan anggota peneliti di BIMA, mengapa belum muncul notifikasi di akun anggota dosen ?
- Notifikasi persetujuan anggota dosen akan terkirim dan muncul apabila ketua pengusul sudah menyelesaikan seluruh tahapan usulan (tahap 5 – konfirmasi usulan).
- Anggota peneliti non dosen (umum dan mahasiswa) tidak perlu melakukan persetujuan sebagai anggota.
5). Apa saja indikator seleksi administrasi proposal penelitian DPPM?
- Kesesuaian isi per bagian (BAB).
- Jumlah kata per bagian.
- Model penulisan sitasi dan penulisan daftar pustaka (menggunakan sistem nomor).
- Ada surat tugas/surat keterangan sebagai pembimbing utama (khusus skema PTM/PDD).
- Tambahan untuk Skema Penelitian Terapan :
(1) ketua pengusul memiliki hasil penelitian yang relevan dalam bentuk artikel di jurnal sebagai penulis pertama atau penulis korespondensi dan
(2) memiliki mitra yang dibuktikan dengan surat pernyataan
dan menunjukkan dukungan baik natura (in kind) maupun tunai (in cash) .
6). Dalam pengusulan skema PTM/PDD (?), salah satu syarat dokumen yang diunggah adakah SK Mahasiswa. Apakah itu sama dengan SK Pembimbingan (Tesis/Disertasi)?
- 🔰Tidak sama. Kalau SK Pembimbingan adalah SK bukti bahwa dosen sebagai ketua pengusul merupakan pembimbing utama/tunggal dari mahasiswa yang dicantum sebagai anggota peneliti pada skema PTM/PDD .
- 🔰SK Mahasiswa adalah Surat Keterangan yang menunjukkan bahwa mahasiswa yang dilibatkan dalam penelitian tersebut adalah mahasiswa aktif atau tidak dalam status cuti belajar. SK ini dikeluarkan oleh fakultas.
- 🔰SK Mahasiswa tidak harus baru, yang dipentingkan adalah masih berlaku. SK Mahasiswa perlu dilampiri bukti berupa screenshot status keaktifan mahasiswa darilaman PDDIKTI (https://pddikti.kemdiktisaintek.go.id/).
7). Apa saja indikator seleksi SUBSTANSI proposal penelitian DPPM ?
- Rekam Jejak (PDP: 8%, PTM/PDD, PF, PKPT: 15%; PT: 30%).
- Urgensi/Pendahuluan) (PDP: 57%, PTM/PDD, PF, PKPT: 45%; PT: 35%).
- METODE (bobot untuk seluruh skema: 25%).
- REFERENSI (PDP: 10%, PTM/PDD, PF, PKPT: 15%; PT: 10%)
8). Bagaimana TIPS penyusunan RAB proposal penelitian DPPM yang baik?
🎯 Digunakan untuk pemenuhan PROSES PENELITIAN:
- Alat dan bahan
- Pengambilan data
- Sewa alat/sarpras penunjang penelitian
- Analisis data
🎯 Digunakan untuk pemenuhan LUARAN PENELITIAN:
- Biaya pembuatan luaran
- Biaya proofreadingartikel
- Biaya Article Processing Charge (APC)/Publication fee, Pendaftaran KI, dll.
[🔰 Gunakan PMK 2025 ttg. SBM 2026 untuk standar pembiayaan masing-masing komponen.]
🔰 TIPS mendapatkan skor REKAM JEJAK maksimal:
- Mencantumkan minimnal 5 publikasi, KI, atau buku ketua pengusul yang disitasi dalam proposal.
- Memastikan kepakaran ketua SANGAT RELEVAN dengan tema penelitian (perhatikan dengan keywords penelitian).
- Memiliki kolaborator dalam publikasi internasional bereputasi (≥50 kolaborator).
🔰 TIPS mendapatkan skor URGENSI maksimal:
- Pastikan rumusan masalah sangat tajam.
- Gunakan pendekatan penyelesaian masalah yang benar-benar inovatif.
- Tunjukkan kebaruan (stae of the art) melalui gap penelitian yang jelas.
- Susun roadmap penelitian yang komprehensif.
🔰 TIPS mendapatkan skor METODE maksimal:
- Gunakan metode yang akurat.
- Susun pembagian tugas tim secara jelas dan sesuai keahlian/kepakaran.
- Pilih metode yang selaras dengan waktu, luaran, dan fasilitas yang tersedia.
- Khusus Penelitian Terapan: Libatkan mitra kredibel dengan dukunga signifikan (in kind dan in cash).
🔰 TIPS mendapatkan skor REFERENSI maksimal:
- Gunakan referensi terbaru dan primer lebih dari 80%.
- Pastikan seluruh rujukan relevan dan berasal dari jurnal bereputasi tinggi.
- Pilih referensi yang kuat, mutakhir, dan tepat sasaran (sesuai tema penelitian).
